Di Pasar Sentiong, Masih Dijual Tahu Berformalin
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang menemukan zat berbahaya dalam beberapa makanan yang dijual di Pasar Sentiong, Balaraja, Selasa (6/5/2017).
Saat dilakukan uji laboratorium terhadap 17 sampel jenis makanan, petugas menemukan dua makanan yang dinyatakan positif mengandung formalin.
“Dua makanan tersebut adalah tahu kuning, sementara pada tahu putih kami tidak menemukan ada yang mengandung formalin,” ungkap Muji Harja, Kasie Farmasi dan Pengawasan Keamanan Pangan Dinkes Kabupaten Tangerang.
Selain itu, pihaknya juga menemukan makanan yang mengandung zat pewarna yang berbahaya dari empat jenis makanan yang dilakukan uji laboratorium.
“Kami melakukan uji laboratorium terhadap makanan yang warnanya mencolok, seperti warna merah, hasilnya ada dua yang mengandung pewarna tekstil,” tambahnya.
Dua jenis makanan yang mengandung pewarna tekstil tersebut adalah pacar cina dan mutiara yang biasanya digunakan sebagai campuran saat kolak, es campur.
Namun dalam sidak tersebut tidak ditemukan makanan yang mengandung boraks maupun methanyl yellow.
Masyarakat dihimbau untuk lebih teliti saat berbelanja agar terhindar dari makanan yang mengandung formalin, boraks maupun pewarna tekstil karena formalin maupun pewarna tekstil (Rhodamin B) sangat berbahaya bagi kesehatan karena dapat merusak organ tubuh seperti hati, jantung, otak dan ginjal, sementara konsumsi dalam waktu jangka panjang dapat menyebabkan kanker.